Dinkes Kabupaten Tangerang Awasi Penjualan Kosmetik Ilegal

Dinkes Kabupaten Tangerang Awasi Penjualan Kosmetik Ilegal

Dinkes Kabupaten Tangerang melakukan pengawasan terhadap peredaran kosmetik ilegal di sejumlah toko. Razia ini dilakukan untuk menghentikan kosmetik ilegal. --Foto: Dok. Diskominfo Kab. Tangerang

SIASAT.CO.ID - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang melakukan pengawasan terhadap peredaran kosmetik ilegal di sejumlah toko. Razia ini dilakukan untuk menghentikan penjualan kosmetik ilegal yang beredar di kalangan masyarakat.

Dinkes Kabupaten Tangerang bekerja sama dengan tim gabungan dari Balai Pengawas Obat dan Makanan (Balai POM) Tangerang dan Satpol PP Kabupaten Tangerang. Mereka melakukan pemeriksaan di beberapa toko kosmetik di wilayah utara Kabupaten Tangerang.

"Selama Bulan Suci Ramadhan ini, kami melakukan pengawasan terhadap peredaran kosmetik tanpa izin edar bersama Balai POM Tangerang dan Satpol PP. Kami membentuk 2 tim untuk menyisir wilayah Kosambi dan mencari toko-toko yang masih menjual atau menyebarkan kosmetik tanpa izin edar yang berbahaya," ujar Kepala Tim Kerja Farmasi dan Keamanan Pangan Dinkes Kabupaten Tangerang, Desi Tirtawati, dikutip Jumat (15/3).

BACA JUGA:Bapenda Tertibkan Wajib Pajak dengan Pemasangan Stiker dan Baliho

Desi menjelaskan bahwa langkah ini perlu dilakukan agar peredaran kosmetik tanpa izin edar dapat dikendalikan. Jika tidak diawasi, kosmetik ini berpotensi dibeli oleh masyarakat dan dapat menimbulkan kerugian. Mengingat bahwa kosmetik tanpa izin edar belum diketahui kandungan, kualitas, dan keamanannya.

Ia mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan waspada. Distribusi kosmetik tanpa izin dapat membahayakan masyarakat, terutama di wilayah Kabupaten Tangerang.

"Pada Bulan Ramadhan ini, kami akan terus meningkatkan pengawasan terhadap peredaran obat dan makanan di wilayah Kabupaten Tangerang. Dengan demikian, diharapkan mutu dan keamanan obat dan makanan yang beredar di Kabupaten Tangerang dapat terjamin bagi masyarakat," kata Desi.

Sumber: